Penghasilan apa saja yang termasuk dalam obyek pajak?

Penghasilan yang merupakan obyek pajak adalah setiap tambahan kemampuan ekonomis yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak (WP), baik yang berasal dari Indonesia maupun dari luar negri, yang dapat dipakai untuk konsumsi atau untuk menambah kekayaan Wajib pajak yang bersangkutan dengan nama dan dalam bentuk apapun meliputi:

·         Penggantian atau imbalan berkenaaan dengan pekerjaan atau jasa yang diterima atau diperoleh

·         Hadiah dari undian, pekerjaan, kegiatan, dan penghargaan laba usaha

·         Keuntungan karena penjualan atau karena pengalihan harta

·         Penerimaan kembali pembyaran pajak yang telah dibebankan sebagai biaya

·         Bunga termasuk premium, diskonto, imbalan karena jaminan pengembalian hutang

·         Royalty, Deviden dengan nama dalam bentuk apapun

·         Sewa dan penghasilan lain sehubungan dengan penggunaan harta

·         Penerimaan atau perolehan pembayaran berkala

·         Keuntungan karena pembebasan hutang

·         Keuntungan karena selisih kurs mata uang asing

·         Premi asuransi

·         Selisih lebih karena penilaian kembali aktiva

·         Iuran yang diterima atau diperoleh perkumpulan dari anggotanya terdiri dari Wajib Pajak yang menjalankan usahanya atau pekerjaan

·         Tambahan kegiatan netto yang berasal dari penghasilan yang belum dikenakan pajak