Bagaimana cara pelaporan SPT Tahunan bagi wajib pajak orang pribadi?

Wajib Pajak orang pribadi dapat menyampaikan laporan SPT Tahunan dengan cara sebagai berikut:

  1. Secara Langsung;
    Penyampaian SPT Tahunan secara langsung dapat dilakukan di KPP tempat dimana Wajib pajak terdaftar maupun di KPP seluruh indonesia, dengan cara datang langsung, mengambil nomor antrian dan menyampaikan Berkas SPT tahunan yang terdiri dari :
  • Formulir SPT tahunan yang telah di isi dan ditandatangani
  • Melampirkar Bukti pembayaran pajak terutang apabila SPT kurang bayar
  • Serta bukti pendukung lain yang diperlukan
  1. dikirim melalui pos dengan bukti pengiriman surat ke KPP tempat WP terdaftar;
  2. dikirim melalui perusahaan jasa ekspedisi atau jasa kurir dengan bukti pengiriman surat ke KPP tempat WP terdaftar; atauDalam hal penyampaian SPT Tahunan dilakukan melalui pos, perusahaan jasa ekspedisi, atau jasa kurir, Wajib Pajak menyampaikan SPT Tahunan dalam amplop tertutup yang telah dilekatkan lembar informasi amplop SPT Tahunan. Dalam hal SPT Tahunan disampaikan melalui pos atau perusahaan jasa ekspedisi atau jasa kurir ke KPP tempat Wajib Pajak terdaftar, tanda bukti dan tanggal pengiriman surat dianggap sebagai tanda bukti dan tanggal penerimaan SPT sepanjang SPT Tahunan tersebut telah lengkap.
  3. Saluran tertentu yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pajak sesuai dengan perkembangan teknologi informasi.
    Saluran tertentu meliputi:
  • laman Direktorat Jenderal Pajak
  • laman penyalur SPT elektronik;
  • saluran suara digital yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pajak untuk Wajib Pajak tertentu;
  • jaringan komunikasi data yang terhubung khusus antara Direktorat Jenderal Pajak dengan Wajib Pajak; dan
  • saluran lain yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pajak.

Penyampaian SPT Tahunan Pembetulan tidak dapat dilakukan di TPT Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP).