Apakah yang dimaksud deviden?

Dividen adalah bagian laba dalam bentuk apapun yang diterima atau diperoleh Wajib Pajak sendiri, istri dan anak/anak angkat yang belum dewasa selaku pemegang saham, pemegang polis asuransi dan atau anggota koperasi. Pembagi dividen telah dipotong pajak  sebesar 10% dan bersifat final, sehingga hanya perlu dilaporkan saja pada SPT dan tidak menambah penghasilan kena pajak anda. Termasuk dalam pengertian dividen adalah:

     a.       pembagian laba baik secara langsung ataupun tidak langsung, dengan nama dan dalam bentuk apa pun;

  1. pembayaran kembali karena likuidasi yang melebihi jumlah modal yang disetor;
  2. pemberian saham bonus yang dilakukan tanpa penyetoran termasuk saham bonus yang berasal dari kapitalisasi agio saham;
  3. pembagian laba dalam bentuk saham;
  4. pencatatan tambahan modal yang dilakukan tanpa penyetoran;
  5. jumlah yang melebihi jumlah setoran sahamnya yang diterima atau diperoleh pemegang saham karena pembelian kembali saham-saham oleh perseroan yang bersangkutan;
  6. pembayaran kembali seluruhnya atau sebagian dari modal yang disetorkan, jika dalam tahun-tahun yang lampau diperoleh keuntungan, kecuali jika pembayaran kembali itu adalah akibat dari pengecilan modal dasar (statuter) yang dilakukan secara sah;
  7. pembayaran sehubungan dengan tanda-tanda laba, termasuk yang diterima sebagai penebusan tanda-tanda laba tersebut;
  8. bagian laba sehubungan dengan pemilikan obligasi;
  9. bagian laba yang diterima oleh pemegang polis;
  10. pembagian berupa sisa hasil usaha kepada anggota koperasi;
  11. pengeluaran perusahaan untuk keperluan pribadi pemegang saham yang dibebankan sebagai biaya perusahaan.

 

Dasar hukum : Pasal 4 UU PPh Tahun 2008