Apa yang dimaksud PPh 25 ?

PPh 25 merupakan angsuran baik berupa Orang Pribadi atau pun Badan yang melakukan suatu kegiatan usaha (melakukan angsuran sendiri ” tidak bersifat wajib”) dikenai Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 25  PPh tiap bulannya. Keterlambatan, baik dalam menyetor maupun melapor, dapat dikenai sanksi sesuai ketentuan dan peraturan yang berlaku. Pembayaran Pajak Penghasilan secara angsuran. Tujuannya adalah untuk meringankan beban Wajib Pajak, mengingat pajak yang terutang harus dilunasi dalam waktu satu tahun.

batas waktu pembayaran PPh 25 adalah tanggal 15 dibulan berikutnya Misalnya: untuk bulan September 2018 , angsuran PPh 25 harus dibayar paling lambat 15 Oktober 2018 . Jika batas waktu penyetoran jatuh pada hari libur (termasuk Sabtu, Minggu, hari libur nasional, dan Pemilihan Umum), maka pembayaran masih dapat dilakukan pada hari berikutnya – sesuai Pasal 3 Peraturan Menteri Keuangan No.184/PMK.03/2007, yang kemudian diubah lagi sesuai Peraturan Menteri Keuangan No.80/PMK.03/2010. keterlambatan PPh 25 bisa dikenai sanksi sebesar 2% setiap bulannya.